Setting FIREWALL pada Mikrotik

 FIREWALL ("Tembok Api" dalam bahasa indonesia) Merupakan sistem keamanan jaringan komputer yang mampu melindungi dari serangan virus, malware, spam dan serangan lainnya. Atau secara umum firewall ini berfungsi sebagai pertahanan pertama dalam mengamankan jaringan antara internal yang aman dan tidak.


Pada Mikrotik sendiri juga memiliki Pengaturan Firewall diantaranya Filter Rule, Nat, Mangle. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan cara bagaimana mengatur settingan firewall pada perangkat Mikrotik Router.

Hal yang perlu dipersiapkan:

  1. Komputer
  2. Koneksi Internet
  3. Router Mikrotik
  4. Kabel UTP
  5. Dan Aplikasi Winbox

Langkah langkah 

1. Pertama kita sambungkan dulu Mikrotik dan Komputer menggunakan kabel UTP dam sambungkan ke koneksi internet

2. Setelah tersambung masuk ke aplikasi winbox dan masuk ke settingan Router Mikrotik. Alangkah baiknya router di reset terlebih dahulu agar settingan lebih mudah digunakan tanpa adanya riwayat pemakaian 







3. Apabila Sudah masuk ke beranda Router Mikrotik. Setting Ip terlebih dahulu (Ke settingan IP- lalu pilih Addresses)

Lalu Add IP dan tambahkan IP address 
disini saya menggunakan 2 Port Ether
Ether 1 : 192.168.202.62 /26 (ISP)
Ether 2 : 10.10.123.1 (Ip yang saya buat sendiri untuk Client)
Lalu Apply




4. Setting DNS. DNS ini digunakan untuk mentranslasikan Bentuk dari sebuah Ip menjadi Domain (seperti Facebook.com Google.com DLL). Masuk ke Settingan Ip - Lalu pilih DNS.

Lalu tambahkan Ip DNS
disini saya menggunakan 4 Ip:
- 8.8.8.8
- 8.8.4.4
- 118.98.44.10
- 118.98.44.20
Lalu Apply

5. Setting Routes. Agar mendapatkan koneksi internet kita perlu menambahkan Gateway dari Ip ISP. Masuk Ke settingan IP - Lalu Pilih Routes.
Lalu Masukan Ip Gateway 
disini saya menggunakan 192.168.202.1 (Gateway dari Ether 1)
Apabila Sudah 



6. Setting Firewall. Ini adalah Point penting pada blog ini disini saya akan mengatur dua pengaturan yaitu Pengaturan Filter Rule, dan NAT.



- Setting Filter Rule
Tambahkan Settingan


Lalu pada Pengaturan General. Chain Diubah Ke Foward.

Lalu Pada pengaturan Action. Pilih Action jump dan Jump target dengan nama "virus" lalu tambahkan virus apabila perlu, Lalu Apply.

Tambahkan settingan lagi Untuk custom chain virus yang sudah dibuat.
rule ini akan memberi tambahan parameter yang spesifik


Atau dapat menggunakan Terminal


Berikut adalah terminal dan daftar rule yang ingin dibuat

/ip firewall filter
add chain=virus protocol=tcp dst-port=135-139 action=drop

add chain=virus protocol=udp dst-port=135-139 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=445 action=drop

add chain=virus protocol=udp dst-port=445 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=593 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=1024-1030 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=1080 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=1214 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=1363 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=1364 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=1368 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=1373 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=1377 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=1433-1434 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=2745 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=2283 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=2535 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=2745 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=3127-3128 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=3410 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=4444 action=drop

add chain=virus protocol=udp dst-port=4444 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=5554 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=8866 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=9898 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=10000 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=10080 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=12345 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=17300 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=27374 action=drop

add chain=virus protocol=tcp dst-port=65506 action=drop

Apabila sudah selesai cek pada filter rule 



-Setting NAT
Untuk settingan NAT pada General
Chain = srcnat
Out interface = Ether1


Dan untuk Action pilih masquerade



7. Cek pada Terminal apakah sudah terhubung pada internet atau belum


8. Setting DHCP. Agar Komputer client mendapatkan IP address secara otomatis pilih settingan IP - DHCP Server.
Lalu buat DHCP Setup untuk Ether2


9. Hasil.
Buka CMD dan ketik "ipconfig" untuk memeriksa apakah ip sudah masuk atau belum
Apabila Sudah masuk Cek koneksi internet dengan menggunakan "ping"


Sekian dari yang bisa saya sampaikan untuk settingan firewall kali ini. 

TERIMAKASIH







Komentar

Postingan Populer