SETTING DNAT MIKROTIK (UNTUK MEMBUAT SERVER)
SETTING DNAT MIKROTIK
A. Siapkan Hardware dan Software
- PC
- Mikrotik
- Kabel UTP RJ-45
- Koneksi internet jaringan
- Aplikasi Winbox
- Aplikasi xampp
- Aplikasi Filezilla
B. Konfigurasi MikroTik
C. Setting Bridge
D. Setting ip
E. Setting DNS

G. Setting Firewall(NAT)


H. Setting DHCP
MEMBUAT WEB SERVER
- Address : 192.168.101.12
- Netmask : 255.255.255.240
- Gateway : 192.168.101.1
MEMBUAT FTP SERVER
Disini Saya menggunakan IP Server:
- Adresses 192.168.101.13
- Netmask 255.255.255.240
- Gateway 192.168.101.1
2. Masuk ke xampp lalu start filezila
Masuk pada settingan admin
3.Masukan server address = 127.0.0.1(localhost) port = 14147
4. Masuk pada settingan edit – users
5. Membuat users
6. Masukan password
7. Pada SHARED FOLDER – add ( folder yang diinginkan)
Pilih folder yang di inginkan
8. Centang / pilih perizinan
9. Masuk ke filezila
10. Masukan host-username-password:
- Host (IP Server FTP)
- Username (user yang tadi dibuat)
- Password (password yang dibuat)
11. Lalu pilih Filename
12. Untuk donwload file klik download
13. Untuk upload klik upload
Setting Mail Server
1. Setting IP Server secara static Disini saya menggunakan IP
- Adresses 192.168.101.14
- Netmask 255.255.255.0
- Gateway 192.168.101.1
2. Nyalakan Xampp lalu nyalakan Mercury

3. Masuk Admin pada mercury
4. Masuk ke configuration - SMPT server - connection control Lalu pada pilihan (Do not permit SMTP relaying of non-local mail) di Disable/Tidak di centang

5. Lalu pindah ke Masuk ke configuration - SMPT server - connection control Lalu tambahkan NameServer (localhost) dengan tujuan agar dapat saling mengirim menggunakan localhost.

6. Setelah itu pindah ke settingan Masuk ke configuration - Protocol Modules Lalu centang sesuai gambar dibawah.
7. Untuk membuat User masuk ke settingan Masuk ke configuration - manage local user 
Lalu tambahkan (Disini Saya menggunakan)
Username : kelompok1
Personal : kelompok1
Mail password : 12345
8. Setelah itu masuk ke aplikasi ThunderBird
Sesuai kan akun yang dibuat sesua penempatannya:
- Your Full Name ( masukan Personal Name yang baru dibuat)
- Email Address (masukan User Name yang baru dibuat dengan menambahkan @localhost untuk mailserver dan @192.168.101.14 untuk client)
- Password ( masukan password yang baru dibuat)
Lalu Continue
Pilih " I Understand the risk" lalu continue
Apabila sudah dapat masuk, berarti mail server yang dibuat sudah berhasildan sudah dapat berkomunikasi dengan pengguna lain yang sudah dibuat*catatan untuk mengirim walaupun untuk client tetap menggunakan @localhost agar dapat terkirim karena nameserver yang dibuat menggunakan nama 'localhost'
10. Hasil
- Adresses 192.168.101.14
- Netmask 255.255.255.0
- Gateway 192.168.101.1




- Your Full Name ( masukan Personal Name yang baru dibuat)
- Email Address (masukan User Name yang baru dibuat dengan menambahkan @localhost untuk mailserver dan @192.168.101.14 untuk client)
- Password ( masukan password yang baru dibuat)
Cara Setting DNS Linux (Virtual Box) Untuk membangun sebuah server
DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang bertugas menyimpan semua informasi data domain dalam jaringan. Sederhana nya DNS itu sendiri digunakan untuk mentranslasikan / mengubah sebuah IP Address menjadi sebuah Nama Domain. Bahan yang digunakan untuk membuat DNS Server adalah Software Virtual box, OSI dari ubuntu server (saya menggunakan versi 16.04)
Langkah-langkah Setting DNS Linux (16.04) Virtual Box
1. Install linux pada mode bridge lalu masukan user dan password
2. Masukan ip address, netmask, gateway, dns-search dengan perintah sudo nano /etc/network/interfaces
3. Masukan perintah untuk meng install bind9 dengan perintah sudo apt install bind9
4. Lalu tambahkan DNS Forward dengan perintah sudo nano /etc/bind/named.conf.options
dan masukan dns
8.8.8.8
118.98.44.10
Lalu restart dengan perintah sudo systemctl restart bind9.service
5. Masuk Zona file dan Reserve Zona file dengan perintah sudo nano /etc/bind/named.conf.local
lalu masukan zone seperti yang dibawah ini
zone "kelompok1tkj.id" {
type master;
file "/etc/bind/db.kelompok1tkj.id";
};
zone "kelompok1tkj.id" {
type master;
file "/etc/bind/db.kelompok1tkj.id";
};
zone "101.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.11";
};
zone "202.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.60";
};
6. Membuat file db.kelompok1tkj.id dengan perintah sudo cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.kelompok1tkj.id
7. Edit file db.kelompok1tkj.id dengan perintah sudo nano /etc/bind/db.kelompok1tkj.id

8. Membuat file db.11 dengan perintah sudo cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.11
9. Edit file db.11 dengan perintah sudo nano /etc/bind/db.11
10. Membuat file db.60 dengan perintah sudo cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.60
11. Edit file db.60 dengan perintah sudo nano /etc/bind/db.60
12. Restart bind9 dengan perintah sudo systemctl restart bind9.service
13. Edit resolv dengan perintah sudo nano /etc/resolv.conf
Di sini saya menambahkan
nameserver 192.168.101.11
nameserver 8.8.8.8
search ubuntu
Uji Coba
1. Test data pada linux masuk/tidak dengan perintah nslookup kelompok1tkj.id serta masing masing domain server
2. Test ping pada linux





















.png)
2.png)
.png)
.png)


























Komentar
Posting Komentar